Rabu, 07 Desember 2011

Bondan Prakoso Dedikasikan Penghargaan untuk Anak Hip Hop


Merasa bukan musisi hip hop/rap, Bondan mendedikasikan penghargaan tersebut untuk komunitas rap/hip hop di Indonesia.

"Gue bisa bilang kami nggak pure hip hop. Ini gue dedikasikan untuk para musisi hip hop sejati yang nggak masuk nominasi. Tapi kami tetap senang," terang Bondan yang diamini personel Bondan & Fade2Black lainnya, usai menerima penghargaan di AMI Award 2011, di Central Park, Rabu (6/7) malam.

Ini merupakan penghargaan ketiga yang diraih Bondan & Fade2Black di AMI Award. Bagi Bondan & Fade2Black, penghargaan AMI Award tetap membanggakan.

"Tantangan ke depan setelah dapat piala ini selalu ada tantangan. Yang penting bagaimana kami kompak dan mengatur ego. Semoga kedepannya kami bisa lebih baik lagi," ujar Bondan.


Bondan Prakoso 22 Tahun di Dunia Musik


Bondan Prakoso sudah berkarya di bidang musik sejak umurnya 5 tahun. Saat masih kecil dia sangat terkenal dengan lagu Lumba-lumba. Jika dihitung dari usianya 5 tahun hingga sekarang sudah sekitar 22 tahun Bondan mengabdikan diri di dunia entertainment.
"Kalau guenya aja 22 tahun. Umur 5 tahun udah nyanyi. Kalau sama Fade2Black udah 6 tahun," ujarnya ketika ditemui di Dahsyat beberapa waktu lalu.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Untuk rencana ke depannya Bondan akan terus berkarya dengan karya-karya yang fresh dan menginspirasi. Bondan juga tidak muluk-muluk ingin go internasional atau apa yang penting eksis dulu.
"Kita akan bikin karya selalu. Yang fresh dan yang menginspirasi. Kita nggak muluk-muluk. Mau go international atau apa, kita go with the flow aja. Yang penting kita eksis terus aja," ucap penyanyi kelahiran 08 Mei 1984 ini



Bondan Feat Fade2Black Jaga 'Warisan' Gesang


Nama Gesang akan teringat sepanjang masa. Almarhum pencipta lagu Bengawan Solo itu dianggap begitu berjasa terhadap perkembangan musik Indonesia di mata dunia, khususnya musik keroncong. Sayangnya, tak banyak generasi muda yang ikut melestarikan 'warisan' Gesang. Namun, di antara mereka yang peduli adalah Bondan Prakoso dan Fade2Black.
Contohnya saja di lagu mereka berjudul Keroncong Protol. Mereka membubuhkan unsur keroncong di samping hip hop dan rap yang disukai anak muda masa kini. Dan kini, Bondan dan Fade2Black kembali berkarya menghidupkan masa kejayaan Gesang lewat album terbaru mereka bertajuk FOR ALL.
"Kita terpikir untuk melestarikan musik keroncong. Dulu pernah ke tempat almarhum Gesang, beliau pernah bilang, 'Apapun karya kalian generasi muda, baik keroncong atau yang lain, nggak apa-apa bentuknya seperti apa, asal keroncong nggak mati'," ungkap Bondan.
Selain berisi berbagai macam genre yang terangkum lewat 11 lagu, Bondan dan Fade2Black yang ditemui di Bentara Budaya, Jakarta, Rabu (16/6), memilih momen ini untuk mempersembahkan penghormatan kepada almarhum Gesang. Berkolaborasi dengan kelompok Keroncong Tugu membawakan Keroncong Protol dan Bengawan Solo.
"Ya, sangkut paut dengan Gesang itu beliau adalah panutan. Kalau secara pribadi, beliau sosok pahlawan yang rendah hati sampai saat ini karena bisa membawa musik Indonesia ke mancanegara," tutur mantan penyanyi cilik ini.

 



Senin, 17 Oktober 2011

 Bondan itu Bondan Prakoso












Bondan Prakoso N' Fade 2 Black.
























Mr.B si ganteng kalem sedang bergaya. :)














Batavia Rezpector